SuaraSulsel.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Kantor Staf Presiden (KSP) mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bahu membahu. Kembali menegakkan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan dalam forum KSP Mendengar yang dilaksanakan di Kota Bandung, Sabtu (4/12/2021).
“Diharapkan strategi dan kebijakan dapat dilaksanakan dalam frekuensi yang sama pada tingkat pusat dan daerah. Selain itu, kerja sama dengan Pemda dan seluruh elemen masyarakat dalam pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi juga sangat dibutuhkan,” kata Tenaga Ahli KSP, Erlinda.
Ia juga menekankan sinergitas, soliditas, dan koordinasi. Menjadi kunci dalam mencegah dan menanggulangi potensi hadirnya gelombang ketiga Pandemi COVID-19 selama perayaan natal dan tahun baru.
KSP dalam menjalankan fungsinya atas pengelolaan strategi komunikasi politik dan diseminasi informasi. Termasuk penyampaian analisis data dan informasi strategis. Dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan, melaksanakan kegiatan reguler KSP Mendengar di daerah-daerah.
Kegiatan KSP Mendengar kali diselenggarakan untuk menampung aspirasi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh 70 organisasi masyarakat, media dan perwakilan pemerintah daerah setempat.
Sementara itu, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Kamis (2/12), Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi yakni sebanyak 83 kasus.
Menanggapi hal ini, Setiawan Wangsaatmaja selaku Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, mengaku pihaknya sudah menyiapkan strategi penanganan gelombang 3 COVID-19.
“Dalam rangka persiapan menjelang Nataru, Pemda Jawa Barat sudah melakukan simulasi jika PPKM level 3 kembali ditetapkan. Selain itu skenario antisipasi gelombang ketiga juga sudah disiapkan seperti upaya penyelamatan dengan penyediaan bansos dan operasi yustisi, pemulihan dengan penyiapan pusat isolasi, dan penormalan,” kata Setiawan.
Ia juga melaporkan bahwa vaksinasi dosis 1 COVID-19 di 16 Kab/Kota di Jawa Barat sudah mencapai 70 persen dan 11 Kab/Kota lainnya akan menyusul target tersebut di akhir Desember ini.
Baca Juga: Hari Ini, Pasien Rawat Inap Covid-19 RSD Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 4 Orang
Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat juga akan melakukan antisipasi pengetatan protokol kesehatan di 108 destinasi wisata di Jawa Barat menjelang libur Nataru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar