Film dengan genre komedi, misteri, dan thriller ini menceritakan tentang sekelompok pekerja kantoran yang percaya bahwa atasan atau bos mereka merupakan seorang pembunuh kejam di masa lalu. Para pekerja ini juga melakukan penyelidikan dan mengamati bos mereka dan memberikan hipotesa terhadap hasil penyelidikan yang mereka lakukan.
Film ini telah tayang perdana sejak 1 April 2021 di Thailand, dan disutradarai oleh Phuwanit Pholdee dan Sompat Prakaranat.
Menyabet penghargaan sebagai film terbaik di Tokyo FILMeX, Anatomy of Time mengisahkan tentang dua fragmen dalam kehidupan seorang wanita yang bernama Maem.
Ia adalah seorang wanita muda di pedesaan Thailand tahun 1960-an, ayahnya merupakan seorang service jam yang selalu menanamkan filosofi kepada putrinya sementara ketegangan dari kediktaktoran militer dan pemberontak komunis kian meningkat.
Maem diperebutkan oleh dua orang pria yang memiliki status sosial berbeda, dan pada akhirnya Maem dipersunting oleh seorang panglima militer. Lima puluh tahun kemudian panglima ini tak lagi memiliki wibawa sebagaimana di awal karirmya. Maem harus merawat suaminya yang kejam selama hari-hari terakhirnya dan teringat akan masa lalu yang penuh dengan kehilangan, penderitaan, serta kegembiraan.
5. Ghost Lab
Sesuai dengan judulnya, Ghost Lab merupakan film dengan genre horor, drama dan thriller yang mengisahkan dua orang dokter muda Cheewee Prometheus atau Wee (Tor Thanapob) dan Arjong Soonyata atau Gla (Ice Paris), yang melakukan penelitian untuk membuktikan keberadaan hantu disekitar kehidupan manusia.
Setelah menyaksikan secara langsung adanya kejadian-kejadian gaib di rumah sakit tempat mereka bekerja, kedua dokter ini menjadi terobsesi untuk sebis mungkin mendapatkan bukti secara ilmiah tentang keberadaan hantu-hantu tersebut.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Komedi Thailand: Manis dan Sukses Bikin Cekikikan
Eksperimen atau penelitian kedua orang dokter ini mendorong keduanya untuk menjelajahi tempat-tempat angker di rumah sakit untuk menemukan hantu yang akan dijadikan sebagai subjek penelitian.
Selain itu penelitian yang dilakukan kedua orang dokter ini benar-benar mengikuti panduan-panduan ilmiah dimulai dengan membuat hipotesis dan ekspektasi, serta mencoba mengendalikan variabel.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Review Drama Thailand Hua Jai Sila: Plot Balas Dendam dan Dark Romance yang Brutal
-
Manga Horor Junji Ito The Hanging Balloons Diadaptasi Jadi Film Thailand
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan
-
Nusron Wahid Masih Bisa ke Luar Negeri, KPK Pertimbangkan Statusnya sebagai Menteri
-
Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat
-
Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen
-
Jokowi Tunjukkan Ijazah Depan Wajah Roy Suryo