SuaraSulsel.id - Sebanyak 18 warga Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu Kabupaten Gowa menerima pembayaran ganti rugi lahan proyek strategis nasional. Pembangunan Bendungan Karalloe dengan total Rp1.294.330.000,- melalui Rekening BNI di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Selasa 26 Oktober 2021.
Penjabat Sekda Gowa Kamsina yang turut menyerahkan secara simbolis pembayaran tersebut mengatakan, pembayaran ini merupakan tahap ke sembilan. Pada dua kecamatan yakni Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu yang tanahnya digunakan dalam pembangunan Bendungan Karalloe.
"Hari ini kita lakukan pembayaran kepada masyarakat yang tanahnya digunakan bagi pelaksanaan pembangunan. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat," ungkapnya.
Ia mengaku pembangunan Bendungan Karalloe yang dimulai sejak tahun 2005 ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya pengendalian banjir. Karena adanya wadah menampung air saat curah hujan tinggi. Agar tidak meluap ke kawasan pemukiman yang berada di bawah bendungan.
Kamsina berharap melalui pembayaran yang langsung masuk ke rekening masing-masing atau ahli waris, masyarakat bisa menggunakan dengan baik dan bijak.
Sementara Kepala Badan Pertahanan Nasional Kabupaten Gowa, Asmain Tombili mengatakan, total jumlah bidang tanah yang digunakan yakni 1.101 bidang dengan luas 230,59 hektar. Pada dua kecamatan terdiri tiga desa dan 1 kelurahan.
"Hari ini kita lakukan pembayaran untuk tahap ke sembilan kepada 18 masyarakat denga total 21 bidang. Karena ada beberapa orang yang dobel. Insyaallah ini adalah tahap terakhir untuk pembayaran langsung seperti ini," ungkapnya.
Asmain mengaku jumlah total yang harus dibayarkan untuk proyek strategis Bendungan Karalloe ini sebesar Rp82.964.510.000,- sementara total yang telah terbayar Rp80.516.540.000,- atau 97 persen dengan jumlah 1.064 bidang sehingga tersisa Rp 1.153.640.000,- atau 1,37 persen dengan 16 bidang yang dikonsinyasi di Pengadilan Negeri Sungguminasa.
Pada penyerahan pembayaran ini turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Gowa, Kepala Cabang BNI Mattoanging, Perwakilan BBWS Jeneberang, dan Kepala SKPD Pemkab Gowa.
Baca Juga: Anggota TNI Meninggal Dunia Disambar Petir di Kabupaten Gowa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Ini 87 Program Studi Unhas dan Daya Tampung SNBP dan SNBT 2026
-
Ini Alasan Rektor Unhas Minta Identifikasi Mahasiswa Lambat Studi
-
Mengerikan! Keluarga Diburu dan Anaknya Disiram Air Panas saat Demo Luwu Raya
-
SPBU Kehabisan Stok, Bensin Dijual Rp50 Ribu/Liter Akibat Blokade Jalan Luwu
-
Air Terjun Barassang Potensi Wisata Andalan Baru Kabupaten Gowa