SuaraSulsel.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mencatat pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan dan isolasi saat ini tersisa 275 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kendari Algazali di Kendari, Minggu (29/8/2021) mengklaim tren perkembangan penyebaran virus corona di daerah itu saat ini didominasi pasien sembuh daripada penambahan kasus positif baru.
"Per hari ini pasien menjalani perawatan maupun isolasi mandiri tinggal 275 orang, ini menurun dari sebelummya pada 1 Agustus kasus aktif mencapai 1.039 orang," kata Algazali.
Sejak awal Agustus 2021 penyebaran virus corona mulai melandai, tren kasus sembuh meningkat mesih adanya penambahan kasus positif baru.
Baca Juga: Satgas Klaim, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Cirebon Tersisa 98 orang
Kembali ada tambahan pasien sembuh 29 orang dengan rincian dari Kecamatan Baruga delapan orang; Wua-wua tujuh; Kambu empat; Puuwatu tiga; masing-masing dua dari Kadia, Kendari Barat dan Poasia; dan satu orang dari Kecamatan Mandonga.
"Untuk kasus positif baru bertambah tiga orang, masing-masing satu orang dari Kecamatan Kadia, Mandonga dan Kendari Barat," ujar dia.
Selanjutnya, Satgas setempat menyampaikan, terkait kasus meninggal tidak ada penambahan tetap tercatat 94 orang.
Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu sebanyak 7.591, dari jumlah itu 7.222 dinyatakan sembuh, sisanya merupakan kasus aktif menjalani perawatan dan isolasi dalam masa penyembuhan.
Algazali mengajak dan terus mengingatkan kepada semua pihak agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 28 Agustus: Positif 468, Sembuh 451, Meninggal 10
"Kita tidak beloh lengah, meski kasus kita mulai menurun. Tatap tingkatkan kewaspadaan, jangan abai, tetap lakukan protokol kesehatan, agar kita bisa keluar dari wabah Covid-19 ini," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Darurat! Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara Disebut Merusak Ekosistem hingga Memperburuk Kemiskinan
-
Kolaka Timur Diguncang Gempa Susulan ke-125, Kapan Berakhir?
-
Video Honda Scoopy vs Toyota Alphard Milik Anggota DPRD: Pemotor Terpental Hingga Salto ke Udara
-
Sumber Dana Makan Bergizi Gratis di Kendari Pakai Uang Pribadi Prabowo, Diambil dari Sisa Uji Coba
-
Lokasi dan Menu Pepper Lunch The Park Kendari, Nikmati dengan Diskon dari BRI
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?