Muhammad Yunus
Minggu, 08 Agustus 2021 | 05:40 WIB
Calon Bintara Polri Ikhlasul memeluk jenazah ayahnya [terkini.id]

SuaraSulsel.id - Calon Bintara Polri Ikhlasul Amal Ahmad dan ayahnya Ahmad begitu bahagia. Setelah Ahmad diumumkan lolos dalam seleksi Calon Bintara Polri.

Ahmad yang berprofesi sebagai guru di Jeneponto pun menyiapkan pakaian dan mengantar Ahmad ke lokasi pelatihan SPM Batua Makassar.

Ikhlasul dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Bintara Polri Polda Sulsel pada 22 Juli 2021.

“Setelah pengumuman dan saat Ikhlsul akan masuk pendidikan, Almarhum sendiri yang rapikan semua pakaian Ikhlasul yang akan dibawa, dia yang masukkan dalam koper,” ungkap Hamka, keluarga almarhum kepada terkini.id -- jaringan Suara.com, Jumat 6 Agustus 2021

10 hari menjalani pendidikan di SPM Batua Makassar, kabar duka itu datang. kabar duka datang dari Desa Palantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Saat pemuda itu menjalani pendidikan di SPM Batua Makassar. Ayah Ikhlasul dikabarkan meninggal dunia.

“Selama ini almarhum tak pernah sakit, almarhum langsung dibawah ke rumah sakit Faisal usai mengantar anaknya masuk pendidikan, almarhum dioperasi lantaran menderita kanker usus,” tutur Hamka.

Detik-detik Ikhlasul tiba di rumah duka terekam video dan viral di media soaial. Tangisan Ikhlasul dan warga yang melayat pun pecah. Saat Ikhlasul turun dari mobil dan berlari ke dalam rumah memeluk jenazah ayahnya.

Almarhum Ahmad berprofesi sebagai guru. Jabatan terakhirnya Kepala SDN Cikarro Kecamatan Bangkala Jeneponto. Meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak. Adik Ikhlasul masih duduk di bangku SMP.

Baca Juga: Rakor PSSI, BNPB, dan Polri Soal Gelaran Liga 1, Menpora: Pemerintah Mendukung

Video detik-detik kedatangan Ikhlasul viral di media sosial. Diunggah salah satu pengguna media sosial Facebook dan menuliskan seorang Calon Bintara Polri dari Jeneponto ini harus kehilangan ayah.

Video ini juga diunggah ulang oleh akun Instagram Lambe Turah. Dalam keterangan unggahannya, mengucapkan belasungkawa.

“Innalillahi, Wa Inna ilaihi, Rojiun. Seorang Bintara POLRI dari Jeneponto, ini harus kehilangan Ayahnya, saat baru 1 minggu Mengikuti Pendidikan. Semoga Almarhum, ditempatkan disisi terbaik Allah SWT. Husnul Khotimah,” tulisnya.

Load More