Safaruddin, warga Jalan Kerung-Kerung Kota Makassar dapat apresiasi Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, karena rela antre dan naik sepeda untuk mendapatkan vaksin, Kamis 29 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Sepeda yang digunakan adalah sepeda dari pemilik tempat cuci motor tempatnya bekerja. Sepeda ini digunakan juga sehari-hari dari rumahnya di Jalan Kerung-kerung Nomor 28 menuju ke tempat kerja di daerah Minasa Upa. Sebelumnya, ia memiliki kendaraan motor, namun dijual seharag Rp 2 juta karena terdampak pandemi Covid-19.
Pada kesempatan ini, ia terharu dengan respon yang didapatkannya dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan juga masyarakat atas videonya yang viral. Ia mengajak masyarakat lainnya untuk ikut divaksin.
"Alhamdulillah sudah divaksin. Petugas bilang mau divaksin ke dua tanggal 28 (Agustus), anak saya juga suruh (ajak) untuk vaksin," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas