SuaraSulsel.id - Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara mencatat warga di provinsi itu meninggal akibat terinfeksi SARS-CoV-2 menjadi 273 orang setelah Jumat ini bertambah empat kasus.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal mengatakan penambahan kasus meninggal akibat Covid-19 di provinsi itu hari ini tersebar di tiga daerah.
"Hari ini kasus meninggal yakni perempuan 42 tahun asal Kabupaten Muna Barat, laki-laki 59 tahun asal Kabupaten Muna, serta laki-laki 62 tahun, laki-laki 26 tahun asal Kota Kendari," kata La Ode di Kendari, Jumat (16/7/2021).
Satgas Covid-19 melaporkan dalam 16 hari terakhir sejak 1-16 Juli 2021 terdapat 35 kasus meninggal dengan rincian pada 1 Juli dua orang, 3 Juli dua orang, 4 Juli dua orang, 5 Juli dua orang. Kemudian 6 Juli 3 orang, 7 Juli dua orang, 8 Juli satu orang, 9 Juli satu orang, 10 Juli lima orang, 11 Juli tujuh orang,14 Juli empat orang, 15 Juli dua kasus, dan hari ini kembali empat kasus meninggal.
Dari 17 kabupaten/kota se-Sultra semua daerah memiliki kasus meninggal akibat terinfeksi corona.
Sebaran pasien Covid-19 meninggal di Sultra di antaranya Kabupaten Buton 17 orang, Muna 20, Konawe 27, Kolaka 16, Konawe Selatan 24, Bombana sembilan, Wakatobi tiga, Kolaka Utara 15, Buton Utara 10, Konawe Utara dua, Kolaka Timur delapan, dan Konawe Kepulauan satu orang.
Selanjutnya, Kabupaten Muna Barat enam orang, Buton Tengah empat, Buton Selatan lima, Kota Kendari 75 dan Kota Baubau 31 orang.
Sementara kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 13.493 orang, 11.061 di antaranya telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus itu.
Ia menyebut kasus positif Covid-19 di Sultra hari ini bertambah 141 orang terbanyak di Kota Kendari 63 orang, disusul Kabupaten Kolaka 20, Konawe 15, Kota Baubau dan Kabupaten Muna masing-masing sembilan, Buton enam, Konawe Selatan lima, Kolaka Utara dan Bombana masing-masing empat, Muna Barat dan Wakatobi masing-masing dia, serta Konawe Utara dan Kolaka Timur masing-masing satu orang.
Baca Juga: Pecah Rekor, Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Bertambah 1.205 Jiwa
Sementara pasien sembuh dari infeksi Covid-19 tercatat 106 orang dengan rincian Kota Baubau 59, Kendari 33, Kolaka Utara enam, Buton Selatan empat, Buton Utara dua dan Kabupaten Muna satu orang.
"Pasien terinfeksi Covid-19 yang menjalani isolasi untuk masa penyembuhan hingga hari ini tercatat 2.159 orang," ujar dia.
Ia mengingatkan kepada semua pihak agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi molititas, apalagi penyebaran kasus Covid-19 di daerah itu terus terjadi.
"Kita tidak boleh lengah untuk selalu disiplin protokol kesehatan. Termasuk ayo ikut vaksin sehingga bisa menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Subsidi Penerbangan Pemprov Sulsel Permudah Akses Mudik dan Konektivitas Wilayah Kepulauan
-
Pembangunan Islamic Center Mandeg, Mahasiswa Luwu Timur Tagih Janji Bupati Irwan Bachri
-
Hadiri Acara Saudagar Bugis, Sherly Tjoanda Ungkap Kisah Ayah yang Pernah Hidup Susah di Makassar
-
Ancaman Krisis Pangan 2026 Dampak 'Godzilla' El Nino, Amankah Stok Beras di Lumbung Pangan Sulsel?
-
Respon Kasus Bayi Dijual di Makassar, Veronica Tan: Beban Ekonomi dan Pengasuhan Jadi Akar Masalah