SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara memberikan uang saku kepada penduduk yang mau disuntik vaksin Covid-19. Tahap I maupun tahap II.
Pemberian uang saku ini merupakan upaya pemerintah menarik minat masyarakat. Sebagai pengganti kerugian waktu yang digunakan saat datang menunggu untuk vaksin.
“Warga yang ikut vaksin diberi uang tunai tahap satu Rp 25.000 dan tahap duanya juga akan sama begitu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bombana Darwin saat ditemui telisik.id -- jaringan Suara.com, Selasa (29/6/2021).
Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah ini menjelaskan, dana transportasi bagi masyarakat umum itu bersumber dari dana refocusing.
Uang saku tersebut juga diberikan sebagai biaya pengganti transportasi warga saat datang imunisasi. Uang Rp 50 ribu rupiah itu diberikan dua kali. Tahap pertama sebesar Rp 25 ribu diberikan saat penduduk Bombana datang menerima suntikan dosis pertama.
“Kita sudah menyita waktu, tenaga dan aktivitas warga. Mereka meninggalkan pekerjaannya mencari nafkah demi vaksin. Sebagai penggantinya, kita beri uang transpor. Ternyata kami lihat hasilnya selama pekan vaksin kemarin sangat berhasil karena yang tervaksin melampaui target mingguan kita," pungkasnya.
Setiap harinya, ditargetkan 45 sampai 55 orang di setiap desa dari 22 kecamatan mengikuti vaksinasi. Maka jika dikali tujuh hari, totalnya 14.665 jiwa. Namun karena animo masyarakat yang sangat baik, dalam sepekan ini sudah 16.721 masyarakat yang divaksin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar
-
Bukan ke DPR, Masyarakat KTI Lebih Senang Salurkan Aspirasi di Media Sosial
-
Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki