SuaraSulsel.id - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menekankan agar seluruh relawan dan pengurus PMI di seluruh Indonesia melakukan langkah-langkah pengendalian Covid-19. Membantu pemerintah di daerah.
Hal ini disampaikan JK saat memberikan arahan pada Halal Bihalal PMI usai Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual, Kamis 20 Mei 2021.
"Pandemi Covid-19 ini melanda secara global sehingga diharuskan ada langkah-langkah yang dilakukan PMI untuk menekan angka penularan Covid-19 di daerah," kata JK.
Pada kesempatan itu juga ia mengingatkan agar selalu menjaga ketersediaan stok darah. Karena masyarakat membutuhkan darah sewaktu-waktu. Selain itu agar bisa melakukan donor plasma bagi siapa saja yang telah terkena Covid-19.
"Kita tidak tahu kapan masyarakat kita membutuhkan darah sehingga ketersediaan stok harus selalu terjaga di setiap PMI daerah," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Sekretaris PMI Sulsel, Rahmansyah membeberkan beberapa langkah yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh PMI Sulsel salah satunya penyemprotan rumah ibadah jelang ramadhan.
"Ramadhan kemarin kita sudah lakukan penyemprotan dan peyerahan sprayer bekerjsama dengan organisasi kepemudaaan. Hal itu kita lakukan agar sebelum idul fitri sterilisasi telah dilakukan," ungkapnya.
Tak hanya itu, beberapa waktu kedepan pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sulsel untuk melakukan penyemprotan di sekolah-sekolah sebelum sekolah tatap muka diberlakukan.
"Dalam waktu dekat juga kita akan bekerjasama dengan Diknas Sulsel dengan menggaet PMR Wira di SMA/SMK wilayah Gowa, Makassar dan Maros untuk memberikan sprayer," tambahnya.
Baca Juga: KPK Cecar Tiga Saksi Terkait Aliran Uang ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan mengatakan kolaborasi terus dilakukan PMI untuk mengambil langkah-angkah percepatan penurunan angka penularan.
Salah satunya kolaborasi antara PMI dan beberapa organisasi yang dilakukan beberapa waktu lalu sebagai kontribusinya terhadap Sulawesi Selatan.
"Kami berharap langkah percepatan yang kita lakukan dan akan lakukan kedepannya bisa membantu pemerintah. Dalam menekan angka penulan Covid-19 khususnya di Sulawesi Selatan," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II
-
Kenapa Putra Raja Gowa Tuntut Pencabutan Perda Lembaga Adat Daerah