SuaraSulsel.id - Warga asal Kabupaten Mamasa menjadi korban pembunuhan di wilayah Lembah Napu, Desa Kalimango, Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Korban dibunuh secara sadis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata, Selasa 11 Mei 2021. Sekitar pukul pukul 09.30 Wita.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa David Bamba Layuk mengatakan, mengecam dan mengutuk peristiwa pembantaian yang menimpa warga Mamasa di Napu Sulawesi Tengah. Apalagi di saat umat muslim akan merayakan Hari Idul Fitri 1442 Hijriyah.
”Atas nama Masyarakat Kabupaten Mamasa, sangat mengecam dan mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan oleh KKB di Poso. Ini sangat mencederai toleransi beragama yang telah terbangun di Sulteng. Apalagi saat ini saudara – saudara kita Islam akan merayakan Idul Fitri, yang tentunya kita semua tidak menginginkan terganggu kedamaian,” kata David dalam rilisnya di kantor berita pojokcelebes.com -- jaringan Suara.com, Rabu 12 Mei 2020.
Menurut dia, peristiwa yang sangat menyedihkan itu, diduga ada indikasi yang dilakukan oleh pelaku untuk melakukan kekacauan.
Untuk itu, kata politisi Hanura itu, meminta kepada aparat agar segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman seberat – beratnya untuk mwngakkan keadilan di NKRI.
”Ini ada indikasi untuk membuat kekacauan yg berbau SARA. Karena itu saya berharap kepada pemerintah dan para penegak hukum untuk segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman seberat – beratnya demi menegakkan keadilan di Negara NKRI,” tegas David.
Pasca peristiwa yang menyedihkan itu, meminta kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan supaya tetap sabar dan jangan terpancing dengan keadaan. Karena semua ini adalah cobaan dari Tuhan.
”Mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Mamasa, saya menyampaikan turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.
Baca Juga: DKM Masjid Raya Kota Bogor Berharap Pandemi Covid-19 Segera Berakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Makassar Sudah Banjir! Cek Daftar 17 Daerah Terancam Bencana Hidrometeorologi Ekstrem di Sulsel
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu