SuaraSulsel.id - Banyak orang menjual smartphone yang masih layak pakai. Karena membutuhkan uang atau sudah tidak terpakai lagi.
Belakangan, seorang warganet pengguna Facebook inisial N berniat menjual smartphone Xiaomi Redmi S2 dengan harga miring.
Infonya dibagikan kembali oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada 18 November 2020.
Pemilik akun mengunggah kembali gambar tangkapan layar dari status Facebook yang ditulis warganet tersebut.
Ia menjual Redmi S2 itu seharga Rp 500.000 dan mengaku ingin menjual ponselnya karena sedang membutuhkan uang di tengah kondisi pandemi seperti ini.
Tak hanya itu, warganet tersebut juga menyertakan foto dari penampakan gawainya dan menuliskan kekurangan ponsel di kolom komentar.
"Xiaomi Redmi S2, jual harga murah karena BU (butuh uang) Corona, 500K ATM, minus di komen," tulis warganet dalam status Facebooknya.
Harga yang dipatok warganet terbilang sangat murah karena saat ini harga resmi Redmi S2 di pasaran berkisar antara Rp 1,6 juta hingga Rp 2,2 juta.
Namun sayangnya, minus atau kekurangan ponsel yang dijualnya tersebut membuat pengguna lain terkejut dan geleng-geleng kepala. Alih-alih hanya lecet atau hilang aksesoris ponsel, rupanya minus ponsel tersebut sangat fatal.
Baca Juga: Didukung Fast Charging 65 W, HP Misterius Oppo Lolos Sertifikasi
Warganet baru mengunggah penampakan utuh ponsel di kolom komentar pada postingannya sendiri. Smartphone tersebut tampak terbelah dua di bagian atas, sejajar dengan sidik jari di bagian belakang ponsel.
Meskipun terbelah dua, warganet itu menulis bahwa kekurangannya hanya sedikit tidak berpengaruh pada ponsel.
"Minus dikit tapi nggak ngaruh," tambah warganet tersebut.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Mon maap nggak ngaruhnya gimana ya wkwkwk," tulis akun @Kikikikkik.
"Itu HP buat talenan apa gimana sih kok bisa belah 2 gitu," komentar @vhie0vhie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah