SuaraSulsel.id - Malaysia berani menangkap sejumlah nelayan china karena melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Malaysia.
Penangkapan ini pun direspon China, dengan menyerukan agar Malaysia bertindak adil dalam menyelidiki kasus nelayan-nelayan China yang ditangkap. Karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Malaysia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan kepada wartawan, pemerintah China telah mengirim personelnya untuk menjenguk para nelayan yang ditahan.
Dari enam kapal yang disita Jumat pekan lalu. Sekaligus memberikan bantuan.
“Kami meminta Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara adil sesuai hukum, melindungi hak dan kepentingan warga China yang terlibat, dan melaporkan perkembangan penyelidikan secara tepat waktu,” kata Zhao, Senin (12/10/2020) dikutip dari VOA Indonesia.
Malaysia termasuk salah satu negara yang mempersoalkan klaim wilayah yang tumpang tindih di Laut China Selatan.
Indonesia menyebut wilayah yang ingin diklaim China dengan nama Laut Natuna Utara.
Malaysia berusaha menghentikan penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan para nelayan China.
Sementara China mengklaim seluruh perairan strategis yang kaya ikan dan sumber daya mineral itu sebagai miliknya.
Baca Juga: BTS Dapat Penghargaan Namun Hyundai Malahan Hapus Iklan
Sejumlah pejabat Malaysia mengatakan, 60 awak kapal China ditangkap pekan lalu karena tidak memiliki dokumen resmi yang memungkinkan mereka menangkap ikan di sana dan melabuhkan jangkar kapal mereka di dua lokasi terpisah pada Jumat pagi.
Nelayan China yang ditangkap, kemungkinan akan didenda dan dijatuhi hukuman penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
-
285 Jiwa di Parigi Moutong Terdampak Gempa
-
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
-
Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi